السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
SALAM SEJAHTERA untuk kita semua pembaca sekalian kali ini BERITA LOMBOK akan menyampaikan berita terkait Pohon Purba Berumur 3,5 Abad di Lombok Timur, simak berita selengkapnya berikut ini.
Ternyata ada pohon purba di Lombok Timur. Pohon itu, persisnya terletak di Dusun Permatan, Desa Gunung Malang, Kecamatana Pringgabaya, yang merupakan jalur transportasi lingkar utara Pulau Lombok.
Tinggi pohon-pohon purba itu sekitar 40 hingga 50 meter.
Dikutip dari laporan Kompas.com, pohon-pohon tinggi menjulang dengan nama latin Ficus albipila itu berada di sebuah lahan seluas 4 hektar yang dimiliki 4 orang. Sebelum jadi tempat wisata, tempat ini adalah hutan tutupan.
Pada era 1970-an, lokasi ini sempat dijadikan tempat budidaya kapas. Tapi pada awal 1980-an, lahan ini dialihfungsikan untuk perkebunan dan diserahkan ke perorangan.
Sudah ada beberapa upaya dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, tapi hingga sekarang tidak ada kabar lanjutan.
Setidaknya ada 40 pohon di area itu. itu belum termsuk yang di pinggir jalan, baik yang masih hidup maupun yang sudah tumbang dimakan usia, cuaca, dan manusia.
Pohon purba ini punya akar yang panjang, hampir 1,7 meter.
Lingkar batang bawahnya sebesar pelukan 3-4 orang dewasa. Batangnya mirip pohon randu, tapi lebih licin sehingga sulit dipanjat oleh mereka yang kurang kerjaan.
Sebenarnya ada, tapi terletak di Australia dan Afrika.
Soal ini, beberapa orang percaya bahwa biji pohon pertama-tama dibawa oleh burung dari benua lain yang hingga di Lombok. Ada juga yang menyebut terbawa ke Lombok akrena Tsunami yang terjadi di perairan Australia ratusan tahun silam.
Menurut kepala desa setempat, pohon ini telah berusia sekitar 3,5 abad—seperti lama penjajahan Belanda atas Indonesia versi M. Yamin. Wah, lama juga ya?
BACA JUGA:
Ternyata ada pohon purba di Lombok Timur. Pohon itu, persisnya terletak di Dusun Permatan, Desa Gunung Malang, Kecamatana Pringgabaya, yang merupakan jalur transportasi lingkar utara Pulau Lombok.
Tinggi pohon-pohon purba itu sekitar 40 hingga 50 meter.
![]() |
| ilustrasi |
Dikutip dari laporan Kompas.com, pohon-pohon tinggi menjulang dengan nama latin Ficus albipila itu berada di sebuah lahan seluas 4 hektar yang dimiliki 4 orang. Sebelum jadi tempat wisata, tempat ini adalah hutan tutupan.
Pada era 1970-an, lokasi ini sempat dijadikan tempat budidaya kapas. Tapi pada awal 1980-an, lahan ini dialihfungsikan untuk perkebunan dan diserahkan ke perorangan.
Sudah ada beberapa upaya dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, tapi hingga sekarang tidak ada kabar lanjutan.
Setidaknya ada 40 pohon di area itu. itu belum termsuk yang di pinggir jalan, baik yang masih hidup maupun yang sudah tumbang dimakan usia, cuaca, dan manusia.
Pohon purba ini punya akar yang panjang, hampir 1,7 meter.
Lingkar batang bawahnya sebesar pelukan 3-4 orang dewasa. Batangnya mirip pohon randu, tapi lebih licin sehingga sulit dipanjat oleh mereka yang kurang kerjaan.
Sebenarnya ada, tapi terletak di Australia dan Afrika.
Soal ini, beberapa orang percaya bahwa biji pohon pertama-tama dibawa oleh burung dari benua lain yang hingga di Lombok. Ada juga yang menyebut terbawa ke Lombok akrena Tsunami yang terjadi di perairan Australia ratusan tahun silam.
Menurut kepala desa setempat, pohon ini telah berusia sekitar 3,5 abad—seperti lama penjajahan Belanda atas Indonesia versi M. Yamin. Wah, lama juga ya?
BACA JUGA:
- Warga Arab Lombok Rayakan Kemenangan Anies-Sandi
- Kecelakaan Maut di Jalan Raya TGH Lopan, Desa Ombe, Lombok Barat 2 Orang Meninggal Ditempat
- Respon TGB Gubernur NTB Terkait TKW yang Lompat dari Lantai Dua
- Mandi di Aiq Kalak Gunung Rinjani Mahasiswa Asal Yogyakarta Tewas
Sekian INFO BERITA LOMBOK yang kami lansir dari tribunnews semoga bermanfaat jangan lupa LIKE FANS PAGE dan silahkan di SHARE Terima kasih atas kunjungan anda...

0 Response to "Pohon Purba Berumur 3,5 Abad di Lombok Timur"
Posting Komentar